Monday, February 25, 2013

INTERVIEW BERSAMA ROTTENOMICON





"we have smelled the stench in their breath
inhale our life and pay us to death
i sworn to my enemy to give them an absolute agony
ruin their base to destroy their tyranny" 

Rottenomicon - Stench For Enrichment 


lirik diatas adalah salah satu penggalan lagu Stench For Enrichment dari Rottenomicon. Ini adalah satu kehormatan bagi saya bisa ngobrol tanya jawab dengan salah satu personilnya. berikut ini adalah hasil interview saya bersama Om Gobbs dari Rottenomicon.

Me : hallo apakabar om Gobbs ? sebelumnya terimakasih banget sudah mau di interview oleh saya. 

Gobbs :  hello Tammy, kabar baik-baik saja, terima kasih juga sudah mau interview saya.

Me : well seperti biasa pertama-tama bisa ceritakan kepada kami semua awal  terbentuknya rottenomicon ini  dan apakah sudah pernah berganti lineup sebelumnya ?

Gobbs :  band ini dibentuk pada tanggal 11 Februari 2011 oleh saya sendiri, Harry (Screaming Factor) gitar, Jev (Nadi) gitar, dan Anton (Silence Is Broken + Delirium Carnage) drums. Alasan terbentuknya band ini karena kesamaan selera untuk memainkan oldschool deathmetal dan kesepakatan untuk mengangkat tema isu-isu social politik yang terjadi di Indonesia. Yap, bisa juga band ini adalah band untuk “melawan” pemerintah NKRI yang sudah sekian lama tidak berpihak dengan rakyat.  Pada akhir tahun 2011, Anton mengundurkan diri untuk lebih focus dengan Silence Is Broken, posisi drums langsung digantikan oleh Adi (Dreamatorium). Sampai interview ini dilakukan, kita belum berganti personil sama sekali. Line up terakhir band ini adalah Gobbs – vocals, Harry (Screaming Factor) – gitar 1, Jev (Nadi) – gitar 2, Kasmer (Rottenblast) – bass, dan Adi (Dreamatorium) – drums.

Me : disini yang biasa menulis lirik-liriknya siapa ? dan kebanyakan lirik kalian ini menceritakan tentang apa ?

Gobbs : saya yang menulis liriknya, tema yang saya angkat adalah realita kehidupan rakyat kecil yang semakin teraniaya oleh pemerintah NKRI. Saya berbicara soal permainan politik, kecurangan pemerintah dalam bentuk korupsi dan kebijakan-kebijakan yang ternyata hanya memeras rakyat kecil demi kepentingan pribadi-pribadi elit politik.

Me : oh ya denger-denger kalian lagi rekaman untuk debut album pertama kalian, gimana persiapannya  ?

Gobbs : yap benar sekali, kita sedang merekam semua materi untuk debut album pertama kita. Sejauh ini persiapan lancer dan tidak ada kendala, semoga sampai selesai nanti tidak ada masalah yang signifikan dan album segera bisa kita rilis.

Me : musik yang seperti apa yg akan kalian suguhkan untuk album yg akan datang ini ?

Gobbs : intinya oldschool death metal dengan sentuhan newschool deathmetal

Me : band apa saja yang menjadi influence kalian untuk bermusik, apakah band-band tersebut banyak menjadi inspirasi kalian untuk bermusik ?

Gobbs : influence terbesar datang dari Suffocation, lalu ada beberapa corak seperti Cannibal Corpse, Bolt Thrower, Deeds Of Flesh, Immolation, Deicide, Morbid Angel, Cryptopsy, dan Brutal Truth.

Me : sudah berapa kota yg kalian datangin dan bermain disana ? dan kota mana yang paling berkesan menurut kalian ?

Gobbs : selain bermain di Malang sendiri, untuk sementara kita sudah pernah mengunjungi Surabaya, Nganjuk, dan Bandung. Semuanya berkesan :D

Me : oh ya kalian juga salah satu band yang masuk di dalam komunitas malang death metal force, bisa jelaskan sedikit apa sih MDMF itu ? dan band-band apa saja yang ada di dalam komunitas tersebut ?

Gobbs : MDMF bisa di bilang komunitas, tetapi kita hanyalah sekumpulan pertemanan yang mempunyai pemikiran dan sudut pandang yang sama. Band-band yang ada di dalam perkumpulan kita adalah band dari teman-teman kita sendiri juga. Ada NADI, ROTTENBLAST, DYING FIRAUN, BLASTED, DREAMATORIUM, DEAD PIECES, BLEMISHGORE, NADI, ORAL VOMIT, etc

Me : apa pekerjaan kalian di samping bermusik ?

Gobbs : mungkin bisa saya ralat kalau bermusik bukan pekerjaan bagi kami, bermusik adalah curahan hati dari segala uneg-uneg kita hahaha saya sendiri bekerja di salah satu perusahaan swasta di malang, Harry menjalankan merch shop nya, Jev masih disibukkan dengan kuliahnya, Kasmer bekerja sebagai karyawan swasta, dan Adi bekerja sebagai drummer dengan band café top 40 nya.

Me : planning selanjutnya untuk band kalian ?

Gobbs : berkarya dan berkarya terus :D


Me : terimakasih banyak sudah mau di interview oleh saya, mungkin ada pesan yang ingin di sampaikan untuk metalhead diluar sana ?

Gobbs : terimakasih kembali atas interviewnya, yang bisa disampaikan untuk teman-teman metalhead diluar sana adalah tingkatkan rasa saling menghargai, karena dari hal kecil itu efeknya akan sangat besar sekali untuk band, komunitas, dan scene metal Indonesia.









No comments:

Post a Comment

Post a Comment