Tuesday, October 01, 2013

INDONESIAN METAL FEMALE VOCALIST (Part. 1)

Holla guys, it’s been a long time I’m not touch this blog I’ve been so busy lately . Well kali ini saya akan ngebahas tentang cewek-cewek yang menjadi vokalis untuk band-band metal. Sebelumnya saya sudah pernah ngebahas female vocalist untuk band luar negeri dan female vocalist Indonesia gak kalah keren dari vokalis yang ada di luar sana. Untuk band luar negerli kalian pasti udah pada tau yang namanya  Arch Enemy, Cerebral Bore, Epica, Kittie, Otep, the agonis dan lain-lain.  Bagaimana dengan yang di Indonesia ? sini ada beberapa female vocalis dari indonesia yang akan saya ulas biografinya disini.



Yang pertama-tama adalah 

CLIMAXETH 


Band death metal asal surabaya ini beranggotakan Niza sebagai Vocalist, Rio dan Cagar pada Guitar,  Febri pada Bass, dan Keti pada Drum. Band ini terbentuk pada tahun 2008. Pada dasarnya konsep band mereka adalah metal, di formasi awal mereka belum menemukan jati diri musik mereka. Dengan terus mencoba satu-satu pada akhirnya sekarang Climaxeth membawakan death metal dengan bermacam-macam influence dari berbagai genre. Untuk liriknya mereka lebih menekankan kepada anti sosial dan anti kemunafikan. 







DEMONS DAMN 





Yang satu ini juga ber-genre death metal yang berasal dari Ujung Berung, kalian pasti tau itu ada dimana. Yap ujung berung, Bandung. Demons Damn terbentuk pada tahun 2008, Line up pada saat ini ada Popo Uzi sebagai Vocalist, Dimas BDM dan Ricky Gore pada guitar, kherin pada drum dan Jhon Hendi pada Bass. Demons Damn mencoba untuk menyajikan musik death metal yang sedikit berbeda dengan pengenalan identitas band, dengan konsep asli dan vokalis perempuan. Mereka mencoba untuk menawarkan musik dan pertunjukan yang berbeda dari band death metal pada umumnya. 
Pada tahun 2009 mereka merilis demo pertama mereka. Pada tahun 2010 mereka merekam 3 lagu baru mereka dan merilis CD demo kedua  yang berjudul "Demonster". 2011 Agustus mereka merekam 9 lagu ke full album dan pada tanggal 7 Juli 2013 kemarin mereka meluncurkan album mereka tersebut yg berjudul "Retaliation" yg di naungi oleh label Extreme Souls Productions.








CHRISTAL DREAM 






Crystal Dream terbentuk pada pertengahan tahun 2007 di utara kota jakarta dengan mengusung genre gothic power metal. line up saat ini Agnes Meghan sebagai vocalist, Rudi dan novai pada guitar, Imam pada drum, boby pada keyboar dan Ari pada bass. 
Pernah merilis demo pada tahun 2009 dan selanjutnya merilis album mereka yg berjudul "Diary of Fallen Angel" pada tahun 2013. 





SISTER MURDER 


Terbentuk pada tahun 2010, Sister murder berencana mengawali hobi bermusik mereka dengan mengusung genre musik metalcore. Setelah berganti beberapa personil mereka akhirnya bergeser genre musik menjadi slamming death metal. Sister murder berisikan empat orang personil cewek.Siska Ade sebagai vocalist, Okky pada gitar,  Dewi Jasmine pada bass dan Irma pada drum. 






Thursday, June 13, 2013

AMORA SAVAGE (NEW tracks in 2013)







Terbentuk di pertengahan tahun 2005 di Bandung, didirikan oleh tiga orang mantan personel ice yaitu : Busta,(Vocal), Tony (Bas), Rony (Gitar), kemudian posisi drum dan gitar masing-masing diisi oleh Dedi dari band Morning View dan Agi dari band Nosens. pada awal berdirinya band ini bernama Minerva, pada waktu itu sering membawakan lagu-lagu dari band-band luar seperti: Korn, Deftones, Poison The Well dan lain-lain.
seiring dengan perjalanan bermusiknya Minerva banyak mengisi panggung-panggung musik di Bandung dan beberapa kali mengalami pergantian personel seperti masuknya Gin ( Crusiffic ) yang menggantikan Dedi pada posisi Drum, hingga pada pertengahan tahun 2006 Minerva berganti nama menjadi AMORA yang di ambil dari nama “Dewa Matahari” Mesir kuno “ AMONRA “ bersamaan dengan keluarnya Tony
 Dengan personel tinggal tiga orang yaitu: Bustarinov, (Vocal), Rony (Gitar), Gin (Drum) dan ditambah satu orang Additional Player pada Bas. AMORA kemudian mengalihkan tujuannya untuk mengusung jenis musik Metalcore, dan mulai membawakan lagu-lagu mereka sendiri walaupun masih terinspirasi dari Band-Band Luar
Awal 2007 AMORA membuat sebuah video klip dengan single yang bejudul “Hanya Disaat Kita Diam”.sempat ditayangkan di beberapa tv Lokal di Bandung,dan kemudian merekrut dua personel baru yaitu Dicky pada Gitar dan Obew pada Bas
 Karena kesibukanya dan untuk mempersiapkan keberangkatanya ke Singapore Gin terpaksa mengundurkan diri dari band, dan karena belum menemukan drummer yang cocok ,AMORA mengalami kevakuman sementara, sampai awal 2008 Gin kembali bergabung, dan dengan Line Up Busta (Vocal), Roni (Gitar), Dicky (Gitar), Gin (Drum) dengan satu orang additional bass player dan merekrut Mia sebagai road maneger AMORA mulai aktif lagi dipanggung-panggung musik underground
Pertengahan 2008 Gin terpaksa harus mundur lagi dari band karena harus berangkat ke Dubai untuk urusan pekerjaan, kekosongan pada posisi drum akhirnya diisi oleh akasha (Griffin’s Holy Grove) dan Ajir Warman ( Beyond the Phantom ) pada bas, dengan formasi ini, AMORA merekam lagi satu lagu baru yang diberi judul “Resurrecting The Cursed Light” dan berganti nama menjadi “AMORA SAVAGE” bersamaan dengan itu juga Akasha terpaksa harus resign dari band karena kesibukanya sebagai gitaris di Griffin’s Holy Grove dan posisi drum sempat digantikan oleh Imam (Fortress) dan lagi-lagi karena kesibukan dari masing-masing personel band mengalami kevakuman sampai akhirnya awal tahun 2013 band kembali berkumpul dan membuat materi baru, dan kembali bergabungnya Akasha ( Dajjal/Guitaris ) sebagai Gitaris, Usenx  pada Drum dan Agam pada bass

Line Up terakhir AMORA SAVAGE adalah Bustarinov (Vocal), Roni (gitar), Akasha (gitar), Agam (bas), Usenx (Drum ) dan baru saja merilis 2 tracks baru yang berjudul “BURIED ALIVE”  dan  “ 1001.Between life and death “









Band Contact
Akasha/karkash : 081809171666
Email

reverbnation.com/amorasavage

Wednesday, June 12, 2013

THE LAST OF FATAL BLASTING #GIGS


INDONESIAN BLASTING MOVEMENTS
Proudly Present:

BRUTALITY of BLAST
(The Last of Fatal Blasting)

Minggu, 23 Juni 2013
In Halaman Balai Serbaguna Kaliwates.
Start on time at 10.00 till Drop.

Vomit Guest:
ASPHYXIATE (Bekasi)
ROTTENBLAST (Malang)

Local Headliner:
CRIMINAL VAGINA
KARNIVORA
DIFFUSAL BLADE
PANTHEON
EXCESS
DISSEMBODIED (Bwi)
ULTRA VIOLENT
BERINGAS

Featuring:
HAND OF KILLER
CRUELEST
SAVAGE AFTER SATURDAY
REDUCED
MEGADALARA (Bdws)
TENGET (Bwi)
BUCKED SIN FROM HELL (Bwi)
LAZY IN FASHION
HUMAN DAMAGE
TRICHOMONAS VAGINALIS
INFAMOUS IMPURITY
INFECTION
LEDHUK
TOTAL PORN
SHUTTING DOWN (Lmjg)
LINE OF THOUGHT (Lmjg)
HELL ENVOY
SCOURGE
BROOD MOTHER
KILL ALL THE TRAITOR
NURIN BROTHERHOOD
SPECIALE TROEPEN

-HTM Rp 25000 (Rokok Djarum Super)
-Diskon HTM at 09.00 - 09.45 (Rp 20.000 | Only 50 ticket)
-Diberitahukan bahwa acara FATAL BLASTING menyediakan 5 stand kosong diperuntukkan untuk distro Metal / Tato yang berminat utk buka lapak di dalam venue.
- TS event Rp 100.000 (Plastisol INK) by Deformed Merchandise

Support:
DJARUM
DEFORMED Merch

More info:
089605016669

Tuesday, May 21, 2013

Interview with NADI, Malang



Nadi band asal kota Malang ini baru saja meluncurkan debut album mereka yang berjudul NADISME, untuk lebih mengenal band aliran death metal ini saya melakukan interview dengan salah satu personilnya yaitu Konyel sebagai vocalis. 

Tammy :  hay apa kabar ? thanks udah meluangkan waktunya untuk interview

Konyel : Hallo juga mbak Tammy , kabar luar biasa baik, terimakasih juga sudah bersedia meng-interview Nadi.

Tammy : well seperti biasa kami pengen tau sejarah dari Nadi, siapa saja lineupnya dan apa udah pernah berganti sebelumnya ?

Konyel : Kalau boleh cerita, sejarah terbentuknya Nadi berawal pada pertengahan tahun 2010 di Kota Malang, Jawa Timur. Berawal dari sekumpulan anak muda yang suka nongkrong, ngopi serta berbagi informasi dan pengetahuan di dalam komunitas yang bernama MALANG DEATH METAL FORCE akhirnya mempertemukan saya (konyel) dengan Jev yang kemudian berinisiatif untuk membentuk sebuah band ber genre Death Metal. Awalnya Jev memberikan 2 materi lagu yang tidak terpakai di band sebelumnya kepada saya untuk mengisi pettern vocal, yang kemudian 2 materi tersebut menjadi 2 lagu demo (midi) pertama Nadi yang berjudul BUNUH dan IDEOLOGI SETAN. Seiring dengan berjalannya waktu Dio dan Jeck bergabung di Nadi untuk kebutuhan live performance, karena merasa satu visi, akhirnya Dio dan Jeck ditetapkan sebagai personil tetap di Nadi.
Line up di Nadi sejak panggung live pertama pada 2 November 2010 belum pernah berganti atau mengalami perubahan, Saya konyel (Vocal), Jev (Gitar), Dio (Drum), Jeck (Bass).

Tammy : gimana perasaan kalian setelah peluncuran album pertama kalian ?

Konyel : Pasca peluncuran album yang pasti perasaan kita lega & seneng banget, akhirnya pengorbanan & kerja keras kita bikin materi lagu, latihan, dan manggung sana-sini akhirnya berbuah hasil yang nyata. Saya rasa cita-cita semua band adalah bikin album, kita juga sama halnya seperti itu. Jadi yang pasti seneng lah.

Tammy : menurut kalian style musik kalian ini seperti apa ?

Konyel :  Musik Nadi secara garis besar adalah Death Metal. Mungkin paduan antara beat-beat American old school death metal dengan riff-riff Swedish Death Metal. Tapi apapun itu, biar pendengar aja yang menilai.

Tammy : Apa nih influence kalian untuk membuat musik ?

Konyel :  Terlalu banyak band yang menginspirasi dan mempengaruhi Nadi dalam bermusik, dan kita juga gak pernah membatasi seperti apa nanti musik yang kita hasilkan, selama itu tetap pada Garis besar Death Metal. Mungkin beberapa band yang bisa disebutkan ; Immolation, Vital Remains, Behemoth, Obituary, Dissection, dan masih banyak lagi.

Tammy : rata-rata lirik kalian terinspirasi dari mana  ? apa kalian menyampaikan suatu pesan juga dalam lirik kalian ?

Konyel  : Inspirasi lirik biasanya dari buku, film, kejadian sosial sehari-hari, imajinasi, 
dan pengalaman pribadi. Selalu ada pesan dalam setiap tulisan, begitu juga lirik lagu Nadi. Intinya adalah dinamika berpikir, soal apa pesannya, biar yang membaca yang mempersepsikan.

Tammy : gimana perkembangan scene musik underground di Malang ? bisa kasih tau kami band-band metal dari Malang yang recommended musiknya untuk kami nikmati ?

Konyel : Sepengetahuan saya, scene music underground di Malang sangat luar biasa bagus. Banyak band yang lahir dan berkembang tanpa henti dan saling mengisi satu sama lain. Wah banyak banget band metal yang recommended dari malang, Rottenblast, Rottenomicon, Hellhound, Fallen to pieces, Dreamatorium, Blasted, dll. Gila banyak banget mbak, gak cukup saya tulis satu persatu. Masing-masing band punya cita rasa yang berbeda-beda dan semuanya bagus !

Tammy: apa kamu bermain di band lain selain Nadi ini ?

Konyel : Saat ini, saya pribadi tidak ada band/belum ada band selain di Nadi, Begitu juga Dio dan Jeck. Kecuali Jev yang membantu ngisi gitar di Rottenomicon.

Tammy : apa nih kerjaan kalian selain bermusik ?

Konyel : Saya, Jev, dan dio berstatus sebagai mahasiswa, sedangkan jeck masih sekolah dan baru saja Ujian Nasional.

Tammy : well planning kedepan untuk Nadi apa nih ?

Konyel : Yang pasti terus berkarya, bikin lagu lagi, dan album lagi.

Tammy : terimakasih banget udah bersedia di interview, ada pesan untuk teman-teman pembaca sekalian ?

Konyel : Pesannya jangan lupa beli CD’s Nadi – Nadisme, be yourself and be Death Metal.


For more information about Nadi, you can find here 

083842463228 Pin : 30fd2281



or If you are in Jember you can get the CD at Morehead Store jl.Kalimantan No. 40, Jember

Monday, April 29, 2013

Interview with SIKSA KUBUR






Suatu kebanggaan sekali kemarin pada event METALMORPHOSIS tanggal 28 April yang bertempat  di Stadion Universitas Jember mempunyai kesempatan untuk interview dengan teman-teman dari Siksa Kubur, yang kebetulan menjadi Guest Star di acara tersebut. Di awali dengan perbincangan seru dan santai dengan Andre dan teman-teman yang membuat suasana sangat menyenangkan. Ini adalah hasil interview saya dengan Andre dan teman-teman.


Me : Selamat malam, apa kabar nih semuanya ? terimakasih atas waktunya untuk interview mala ini. Well apaakah ini pertama kalinya kalian bermain di jember ? gimana kesan kalian dengan jember ?

SK : Ya kabar kami semua baik-baik saja, dan ya ini pertama kalinya kami bermain di jember, setelah sekian lama penantian kami untuk bisa bermain disni. Sebenernya kami sudah tau lokasi jember itu sudah lama, kita tau band-band jember dan beberapa teman lama seperti dari Dirty infamous dan Criminal Vagina kita udah kenal lama, tapi entah karena suatu dan lain hal kami baru bisa main disini. Jember itu kotanya menyenangkan Enak, semuanya enak, udaranya, cuacanya, metalhead nya juga berkembang, mungkin emang saat yang tepan untuk kami bermain di jember.

Me : Oh kalau tidak salah kalian di endorse oleh makalula dan sedang mengadakan tour dengan makalula. Kediri dan malang adalah kota yang sudah kalian datangi untuk makalula tour . Mungkin bisa cerita sedikit pengalaman kalian di tour tersebut dengan beberapa band yang laiinya ? dan next makalula tour kalian akan mendatangi kota mana ?

SK : Tidak, ini juga untuk meluruskan kabar juga bahawa kami tidak di endorse oleh Makalula, kita ikut tour makalula secara professional saja. Kami tidak di endorse oleh clothing mana pun, satu-satunya endorser kami hanyalah produsen musik  kami tidak pernah bekerja sama dengan clothing manapun. Banyak yang mengira kami di endorse oleh mereka, karena promosi dari pihak makalulanya berlebihan juga sebenernya padahal kita tidak ada kerja sama apapun soal clothing kecuali ikut di tour mereka secara professional. Selama tour ya menyenangkan, tetapi pihak penyelenggara masih belum banyak mengerti cara men- threat sebuah acara, masih banyak yang harus di perbaiki, tapi ya secara keseluruhan ya bagus. Next tour nanti kami akan ke Surabaya, untuk venue masih belum tau dimana.

Me : oh ya kalian juga sempat meramaikan acara Obscene Extreme fest kemarin, gimana pendapat kalian tentang acara tersebut ? apakah sangat mengasikan ? oh ya kalau tidak salah pada saat malam hari pihak panitia dari OEF membuka gerbang secara gratis untuk teman” yg lain agar bisa melihat acaram, apakah itu benar ?

SK : OEF itu acara juga di bawa dari luar negeri dan bangga sekali di Indonesia bisa menjadi salah satu Negara yang jadi penyelenggara OEF, mereka sudah belasan tahun mengadakan acara itu, standard pelayanannya sama, standard kualitas produksinya juga sama seperti yang di luar, dan kami merasa bangga sekali di OEF kemarin menjadi salah satu frontline disana. Buat gw dengan di tunjuknya band lokal sebagai frontline sebagai sebuah pengakuan.
Ya bener habis magrib di hari kedua itu dari pihak panitia mengratiskan pintu masuk untuk ke venue,  karena ada permasalahan dengan komunitas tertentu jadi dari pihak panitianya yasudah lah menggratiskan saja masuknya tapi kita juga gak tahu-menahu itu haknya pihak OEF.

Me : mengenai album terbaru kalian yaitu st. kristo, menurut kalian gimana tanggapan masyarakat tentang album terbaru kalian ini ? dan kalian terinfluence dari band apa untuk pembuatan album tersebut ?

SK : tanggapannya malah di luar ekspektasi kami dan album itu juga di luar ekspekatasi mereka, dan itu album yang paling jujur yang pernah kami buat. Dan kami juga tidak berharap orang akan suka atau tidak, kami bikin album ini yang paling utama untuk kita yang suka dulu.
Untuk influence kita banyak banget, kalu lo denger SK bener-bener kita dapet influence hampir dari semua genre  musik ekstrem.

Me : mengapa kalian mengambil nama “St. kristo” sebagai nama album terbaru kalian ?

SK : Karena album ini bercerita seputar satu orang dan kami dedikasikan buat dia, kristoforus hilanda satrio, jadi kami menyebutnya santo kristo. Karena beliau adalah salah satu tokoh penting di scene death metal ini, ia membangung rottrevore record, ia banyak mengorbitkan banyak band seperti kami nih. Jadi buat gue dia di dunia death metal udah sekelas santo.

Me : menurut kalian secara spesifik lagi SK ini cenderung ke konsep brutal death yg seperti gimana ?
SK : siksa kubur itu death metal, pure death metal. Kita mainin musik apa aja yg kita mau yang kita kemas secara death metal. Jadi kita bukan technical death metal, brutal death, tapi kalau mau di bilang brutal death it’s oke, tapi kami lebih suka mengklasifikasikan musik kita death metal.

Me : gimana tanggapan kalian tentang pembajakan dan illegal download yang sedang marak sekarang ini ?

SK : ada dua impact ya, illegal download itu pasti akan membuat pihak label record and band sendiri akan kehilangan beberapa point. Tetapi kita telitipun emang membuat orang-orang yang tidak mempunyai uang untuk membeli album kami bisa mendengarkan.  Jadi buat gue di ambil sisi positif nya aja sambil berkarya.

Me : selain sering bermain di berbagai panggung apa kesibukan kalian selain itu ? ada persiapan untuk album baru lagi ?

SK : kesibukan kami semua hanya main music, semuanya kami fulltime musician. Mudah-mudahan kami November akan masuk studio lagi.

Me : well makasih banget atas waktunya yah …. Semoga kapan-kapan bisa bertemu kembali di pit. Ada pesan-pesan untuk para teman-teman pembaca sekalian ?

SK : Ya sama-sama. pesan kami cuman, CINTAILAH MUSIK METAL, jangan cuman di sukai.